rilaMOW’s little moments – Ada masa ketika masa depan terasa seperti sebuah ruangan yang lampunya sudah menyala, tetapi pintunya belum dibuka.
Dari tempat berdiri sekarang, tidak banyak yang bisa terlihat. Hanya bayangan beberapa kemungkinan yang samar-samar. Tentang pekerjaan. Tentang uang. Tentang rumah. Tentang hari-hari yang suatu saat nanti akan datang membawa kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
Semakin lama dipikirkan, semakin jelas bahwa tidak ada yang akan berubah hanya karena waktu berjalan.
Besok tidak tiba-tiba menjadi lebih ringan hanya karena hari ini sudah selesai.
Ada hal-hal yang harus dikerjakan. Ada keputusan yang harus dibuat. Ada sesuatu yang seharusnya mulai digerakkan, sedikit saja, sebelum semuanya menjadi lebih sulit.
Tetapi tangan tetap berada di tempatnya.
Mungkin memang belum cukup kuat.
Atau mungkin belum cukup ingin.
Kadang sulit membedakan keduanya.
Ada hari ketika tubuh terasa berat bahkan untuk melakukan sesuatu yang sebenarnya sudah diketahui harus dilakukan. Tidak ada alasan besar. Tidak ada kejadian buruk. Hanya sebuah rasa enggan yang tidak memiliki bentuk.
Lalu datang pikiran lain.
Mungkin ada sesuatu dari luar yang membuat semuanya lebih sulit. Keadaan yang tidak bisa dipilih. Uang yang tidak cukup. Kesempatan yang belum datang. Waktu yang selalu terasa salah. Hal-hal yang memang berada di luar kendali, tetapi entah mengapa ikut tinggal di kepala bahkan ketika malam sudah terlalu larut.
Atau mungkin memang hanya malas.
Kata itu terasa paling mudah digunakan karena pendek.
Malas.
Selesai.
Tetapi bahkan setelah kata itu diucapkan dalam hati, tidak ada yang menjadi lebih jelas.
Karena orang yang malas mungkin hanya perlu mulai.
Orang yang takut mungkin perlu waktu.
Orang yang kelelahan mungkin perlu berhenti.
Dan orang yang tidak tahu harus mulai dari mana mungkin bisa menghabiskan berbulan-bulan hanya dengan berdiri di tempat yang sama, sambil melihat hidup bergerak maju perlahan tanpa dirinya.
Yang paling aneh adalah mengetahui semua itu dan di luar jendela, sore mulai kehilangan cahayanya.



